Postingan

Waung night 2013

Hari ini 16 juli 2013 tugas saya sebagai panitia waung night divisi keamanan sudah selesai. Banyak cerita yang pengen banget saya share ke kalian. Tapi sebelumnya saya pastikan kalau kalian akan sering membaca keluhan. Jadi sekitar oktober awal saya diajak teman saya Antika Bella untuk membantu dia di divisi keamanan. Rapat perdana diadakan di balkon lantai 2 kampus saya. Rapat ini hanya perkenalan dan pembagian job desk. Saya merasa enteng tentunya menjadi keamanan, karena keamanan adalah divisi teknis bukan divisi harian. Tetapi setelah itu mulai terlihat bahwa kepantiaan ini sangat bermasalah. Mulai dari ketua yang kontra sampai usaha dana yang butuh uang banyak. Beberapa kali rapat dilakukan kami hanya mampu membentuk kelompok ngamen. Iya hanya sebatas itu, karena tidak ada prakteknya. Sampai akhirnya divisi saya memutuskan untuk iuran 5000/pertemuan. Namun herannya yang sadar melakukan ini hanya divisi saya. Hingga akhirnya saya memutuskan untuk melakukan jadwal ngamen rutin ...
Gambar
Trees stay on their place in rainy day, summer, winter, fall, and spring. Some times their leaves fall down, but they still stay. Tree teach us how to keep strong even in the hardest moment of our life.

NO TITLE, JUST A STORY

Temen lama dateng ke kota kita tanpa pemberitahuan sebelumnya itu ngeselin banget. Jadi gini nih ceritanya, minggu pagi tiba-tiba ada sms dari Martha Gloria Regelinda Janggat nge-Line dan SMS "Ye, kamu udah ke gereja belum? Kalo belum ntar ke gereja dengerin homilinya apa sama minta tanda tangan romo" ya menurut nganaa jam 6 pagi gue bangun terus ke gereja. Ya pada akhirnya gue bilang kalo gue udah ke gereja. Dan Rere tetap bersikukuh buat nyuruh gue ke gereja dengan iming-iming ada hadiah buat gue. Ya mau gimana lagi coba, pada akhirnya gue gak ke gereja dan pergi mencari sesuatu yang harus dijual. Tibalah hari Senin dimana jadwal kuliah padet dan harus jualan. Tiba-tiba jam 9 Rere SMS "ye, ntar Fli (pacar dia) balik ke jogja. aku nitip barang buat kamu. jangan diliat dari harganya ya". jam 11 gue lagi capek jualan dan tiba-tiba ada sms dari Fli kalo dia udah mau anter barangnya. Akhirnya gue keluar kelas dan nunggu Fli. Dalam hati sih udah jengkel. Ya bayangin aj...

Malam biasanya

Seperti malam pada biasanya Ia hening tak bersuara Hanya saja ia mengisyaratkan kegelisahannya Ibunya menahan lara karena putaran roda berduri Ayahnya bermuram durja karena lahannya penuh logam dan asap putih Seperti malam pada biasanya Ia melihat dalam lelapnya Rintik hujan berubah jadi rintik api Angin sejuk semakin tua dan keriput Anginnya tak lagi sejuk Tetapi malam ini tak seperti biasanya Ia pergi ke selatan Ia mengeluh pada ombak Dan ia menghilang

Masalah Klasik

Saya telah melepas masa berseragam saya sejak 4 bulan lalu. Memasuki dunia perkuliahan merupakan hal yang menyenangkan sekaligus membuat saya harus beradaptasi lagi. yang berbeda adalah saya menghabiskan masa SMA saya yang notabene adalah sekolah homogen dan sekarang kuliah sudah lagi bukan habitat perempuan.  Adaptasi ternyata tidak semudah yang saya bayangkan (mungkin dengan senyum bisa langsung menggaet teman), harus ada sifat-sifat yang dikurangi dan tingkah laku yang tidak boleh ditunjukkan. Jujur saja saya merupakan orang yang takut di abaikan. Entah phobia apa ini namanya. Herannya, seiring bertambahnya umur saya phobia ini malah makin menjadi-jadi. Satu lagi yang saya takutkan yaitu, ukuran badan dan berat badan. Menjadi perempuan berbadan besar (diatas rata-rata) adalah hal yang sulit bagi saya. Saya selalu merasa  menjadi perempuan berbadan besar adalah lelucon bagi semua orang. Yang menjadi prestasi bagi saya mungkin saya berhasil menghilangkan bobot 20kg.  ...

Esensi Sekolah Homogen

Sekolah Homogen nomer 1 di Jogja ya cuma STECE!. Mahkluknya wanita perkasa yang katanya mukanya muka jahat, tapi ya sebenernya hati hello kitty. Bangunan nya yang sekarang warna biru, terus banyak tanemannya. kalo lewat sini pasti yang diliat cewek. ya iyalah, jelas-jelas sekolah homogen. 3 tahun di stece pasti banyaklah kenangannya. Ini ni kejadian umum yang bakal kita inget terus 1.Tiap guru nyebutin nama murid untuk melihat presensi kehadiran pasti banyak yang berpikir 'ealaahh.. namanya kok cewek semua ya' apalagi tahun pertama di sekolah homogen. Nasib deh ga bisa liat pemandangan indah. tiap hari liat mahkluk pengguna rok 2. Masuk kelas, cari tempat duduk, nge-tag tempat duduk buat temen deket biar bisa ngobrol. Ga cuma itu aja, kalau temen belum dateng, numpang kaki dulu terus tutup mata menikmati dinginnya pagi. Kalau gak ya langsung pinjem catetan temen nyalin tugas. Ada juga yang dengerin musik, ada yang ke kantin. Bawa mangkok soto/bakso ke kelas. kalo males bal...

SENIN, aku adalah SENIN

Namaku Senin. Biasanya teman-temanku meletakkan aku di barisan pertama, dan aku senang. Hobiku memimpin temanku yang bernama Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu, dan Minggu. Teman-temanku menyayangi aku, tetapi berbeda dengan manusia di bumi mereka membenci aku. Ada 3 golongan manusia yang membenci aku. Pertama anak sekolah, kedua anak kuliahan dan ketiga para pekerja kantoran. Well, aku gak tahu kenapa mereka membenci aku padahal aku berniat membuat mereka semangat. Sifatku senang memulai seperti memulai belajar, memulai sibuk dan memulai kebahagiaan. Sifatku ini berbeda dengan manusia yang suka mengakhiri. Mengakhiri tugas, mengakhiri kesibukan dan mengakhiri rasa bosan. Namaku Senin, aku tetap akan membuat diriku sibuk tak peduli manusia akan semakin membenciku. Aku bangga menjadi aku yg menjalankan tugas dengan baik dan tidak pernah mengeluh. Jadi manusia sebesar apapun kalian mengeluh aku tetap akan menjadi Senin :)