Postingan

I couldnt even explain that

Hai, setelah sekian lama tak menulis, aku merindukan menulis di sini. Kesibukan kuliah, dan usaha untuk melanjutkan hidup ternyata sulit ya. Tanggal ini, tepat setelah ujian akhir sudah terlaksana 90%. Lega, tapi aku merasa kosong. Berbulan-bulan yang lalu, aku menyadari bahwa aku bukan pilihannya. Aku paham betul bahwa ia tak pantas untukku, bahwa aku juga terlalu memaksakan diri untuknya. Aku berhasil, saat ini hubungan kami baik-baik saja. Saat ini, aku sudah tak lagi memikirkannya. Tapi entah, kemarin sore, diruangan sempit, gelap dan dingin, aku lelah. Aku ingin meletakkan beban ujianku. Temanku, memberikan jaketnya untukku. Temanku yang sebelumnya kalau aku kedinginan, aku harus memintanya untuk memberikan jaketnya. Dia, orang yang tak asing dalam duniaku. Teman yang selalu aku marahi, tetapi juga aku beri kepercayaan untuk menolongku. Saat ini dia dekat dengan orang lain, mungkin tak hanya satu. Tetapi salah satunya aku kenal. Seorang yang terlihat membutuhkan perlindungan...

Aku Tidak Suka Jatuh Cinta

Aku tidak suka jatuh cinta Kalau tidak disediakan parasut. Sudah tau tak ada parasut, masih saja menjatuhkan diri. Bodoh atau sok-sokan? Kalau jatuh tetap saja berdarah MATI. Aku tidak suka jatuh cinta Kalau tak disediakan parasut. Untuk apa? Di pesawat saja aku sudah menjadi ratu Mahkota berlian yang tak mampu kau beli saja jadi pakaian sehari-hariku.

Perkara Kamu dan Mataku

Perkara cinta dan perkara mata Kamu cahaya dan aku kornea Kala kau menampakkan diri dalam gelap, katupku terbuka mencarimu Perkara cahaya kala irisku rusak Kau menembusku dengan bebas, tanpa jeratan Bukankan cinta dan cahaya sama? Pupilku selalu senang melihat keduanya Bening dan kau bisa berkaca, indah bukan melihatmu di dalamnya? Kamu dan cahaya gemar melewati retinaku Menghantar kalian pada otak Si penguasa yang selalu memerintahku melihatmu dan mempertahankan bayangmu di pupilku

Apalah aku ini Tuhan, sampah busuk yang masih kau pelihara?

Sosok laki-laki ini tiba-tiba mendatangiku dan menarik tanganku keuar dari lingkaran keramaian tempatku duduk tadi. Hening, diam, dan dia sedikit menghela nafas. "aku mau tanya sesuatu.." "apa?" tanyaku heran. Dia memang sering bertingkah aneh seperti ini. "ehm.." dia mengambil banyak waktu hanya untuk diam. Laki-laki ini memang sering bertingkah aneh. Tiba-tiba datang dan memintaku untuk menceritakan masalahku, atau datang hanya untuk membuatku penasaran. Mungkin kali ini dia mau menceritakan masalahnya, pikirku saat itu. "kamu kenapa?" akhirnya pertanyaan itu keluar dari mulutnya. Dan setelahnya, aku hanya bisa menatapnya dengan pandangan bingung. "memangnya aku kenapa?". Bodoh. Bahkan aku sendiri tidak tahu ada apa dengan diriku. "Kamu pasti lari lagi dari masalahmu. Sekarang kamu sibuk cari kegiatan untuk menutupi masalahmu kan?" "ehm.. " aku tidak bisa menjawabnya. Rasanya seperti bingung apakah itu bena...

Kamu begitu rumit.

Gambar
Kamu R U M I T Cuma rumah makan padang yang S E D E R H A N A.

Is that true?

"Lah kamu ga mau jadi keluargakuuu?" "Padahal kamu tujuanku loh bukan korbanku" -masih orang yang sama-

HAHAHA Aku Ingin Tertawa

kamu penggoda.. hahaha rasanya ingin tertawa mengenyahkan rasa malu dan harapan tinggi tentunya kamu idaman... hahaha tawaku dalam hati padahal aku bingung bagaimana harus merespon kamu bukan siapa-siapaku... hahahaha tawaku lagi bodoh, aku bingung harus bagaimana menjelaskan pada teman-temanku yang penasaran hahaha kapan kamu punya waktu untuk menjelaskan padaku dan mereka?