Hai, cerita kali ini aku berencana membawa kalian ke Singapura. Negara tetangga yang kecil namun luar biasa kaya. Biasanya masyarakat kita pergi ke Singapura untuk belanja barang-barang dengan merk terkenal, yang harganya juga mahal. Berbeda dari itu, aku datang ke negara ini untuk bekerja. Yap, tahun 2015 aku berkesempatan untuk bekerja paruh waktu di Singapura. Nah, aku ingin membagikan pengalamanku bekerja di sana. Mencari lowongan kerja part-time Beruntungnya, aku memiliki saudara yang sudah lebih dulu tinggal dan bekerja di Singapura. Saudaraku ini berkewarganegaraan Indonesia dengan status Landed Permanent Resident (LPR). Dengan status itu, dia secara legal bisa bekerja di Singapura dan tinggal di sana. Biasanya masa berlaku sekitar satu sampai dua tahun (tergantung update dari pemerintah sana ya), setelahnya bisa ganti status menjadi Permanent Resident (PR). Nah, saudara ku ini bergabung dalam salah satu forum online yang isinya orang Indonesia yang bekerja atau sekolah...
14 Juni 2014 Menjelang Pemilu, entah pemilu caleg maupun pemilu capres pasti identik dengan antek - antek pendukungnya. Bahasa yang lebih halus untuk digunakan adalah Tim Sukses. Mereka pasti akan menjadwalkan kampanye sebagai strategi untuk memenangkan calon mereka. Tidak lupa dengan atribut - atribut sebagai identitas calon dari partai manakah yang mereka dukung. Dulu bagi saya kampanye dijalanan dengan masa yang banyak bukan hal yang sangat mengganggu, karena pada pemilu sebelum - sebelumnya saya bukan seorang pengendara motor. Tetapi saat ini, saya menggantungkan kegiatan saya pada kendaraan ini. Dan ironisnya, saya sudah dua kali terjebak diantara rombongan orang - orang pendukung caleg dan capres yang mengelilingi kota dengan suara motor yang sangat keras. Parahnya lagi, dari atribut yang mereka gunakan menunjukkan bahwa mereka pendukung 'Partai Merah'. Kalau dibilang sama, ya saya sama seperti mereka. Saya mendukung capres yang berasal dari partai merah ini. Tetapi, ...
Komentar
Posting Komentar